Berita Terbaru

PENGUMUMAN PENGAMBILAN KARTU UJIAN EPS-TOPIK PBT KE 13 TAHUN 2015

PENGUMUMAN PENGAMBILAN KARTU UJIAN EPS-TOPIK PBT KE 13 TAHUN 2015
Nomor : Peng.210/PEN- PPP/IV/2015
 
Sesuai dengan MOU mengenai pengiriman Tenaga Kerja antara Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia dan Kementrian Tenaga Kerja Republik Korea (MOEL), Ujian Bahasa Korea EPS-TOPIK ke 13 di Indonesia akan dilakukan dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut.
Semua pencari kerja yang berminat untuk bekerja di Korea di bawah Mekanisme Employment Permit System harus mengikuti EPS-TOPIK yang dilakukan oleh Human Resources Development Service of Korea (HRD Korea) dengan persetujuan dari MOEL dan hanya peserta yang telah mengikuti ujian EPS-TOPIK dan dinyatakan lulus ujian yang berhak melamar kerja ke Korea.
Sesuai dengan surat Human Resources Development Service of Korea (HRD Korea) Nomor: EPST- 2192 Tanggal 02 April 2015 dengan ini diberitahukan hal-hal sebagai berikut :
 
I.   JADWAL PELAKSANAAN
  1. Tanggal Pendaftaran Online              :  1 s.d. 30 Maret 2015
  2. Tanggal Verifikasi Data                       :  9 Maret s.d. 15 April 2015
  3. Tanggal Pelaksanaan Ujian               :  27 s.d. 28 Juni 2015
  4.  Pengumuman Kelulusan                   :  10 Juli 2015
  5.  Proses Pelaksanaan Ujian                :  2 (dua) sesi perhari

Ujian Sesi Pertama (Pagi Hari)          
Waktu OrientasiWaktu Pelaksanaan Ujian
09.00 s.d 10.00 WIB10.00 s.d 11.10 WIB






Ujian Sesi Kedua (Siang Hari) 
Waktu OrientasiWaktu Pelaksanaan Ujian
13.30 s.d 14.30 WIB14.30 s.d 15.40 WIB
      




Semua Peserta ujian harus telah berada di dalam ruang kelas ujian paling lambat 
pukul 8.30 untuk ujian Sesi Pertama dan pukul 13.00 untuk ujian Sesi Kedua
     
              
II.  PILIHAN SEKTOR PEKERJAAN
 
Calon peserta ujian EPS-TOPIK ke 13 yang hendak mengikuti ujian hanya dapat memilih pilihan Industri Manufaktur. Calon peserta ujian tidak diperbolehkan memilih bidang Industri yang lain. Calon peserta ujian juga tidak diperbolehkan mengganti pilihan Industri setelah memilih bidang Industri pada saat pendaftaran.   
 
 
 III.  PERKIRAAN JUMLAH PESERTA YANG LULUS
  
Bidang IndustriPerkiraan Jumlah LulusStandar Kelulusan
Manufaktur5.800Jumlah kelulusan ditentukan berdasarkan hasil ujian dari peserta yang memperoleh nilai paling tinggi dengan  nilai lebih dari 80 poin (nilai maksimum kelulusan adalah 200 poin)
Total5.800
     Jumlah peserta yang lulus dapat berubah sesuai dengan kebutuhan di Korea.
 
IV.  PELAKSANAAN UJIAN KEAHLIAN (SKILL TEST)
Peserta yang lulus ujian EPS-TOPIK ke 13 bidang Manufaktur dapat mengikuti ujian Keahlian (skill test) bila berminat. Informasi lebih lengkap mengenai pelaksanaan ujian Keahlian (skill test) akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman hasil ujian EPS-TOPIK ke 13.
Ujian Keahlian merupakan pilihan, peserta ujian yang mengikuti Ujian Keahlian dan lulus dengan hasil yang memuaskan akan direkomendasikan ke secara khusus ke pengguna di Korea.  
 
V.  PERSYARATAN PENDAFTARAN UJIAN EPS-TOPIK 2015
Persyaratan umum untuk mendaftar dan mengikuti Ujian EPS-TOPIK 2015 adalah sebagai berikut :
  1. Usia antara 18 sampai dengan 39 tahun (kelahiran antara tanggal 28 Juni 1975 sampai dengan 27 Juni 1997)
  2. Pendidikan minimal lulus SLTP sederajat.
  3. Tidak pernah dipenjara atau dihukum dengan hukuman yang berat.
  4. Tidak pernah dideportasi atau diusir dari Korea.
  5. Tidak sedang dicekal untuk pergi ke luar negeri.   

VI.  PROSEDUR PENGAMBILAN KARTU UJIAN:
1. Jadwal dan perihal pengambilan kartu ujian                        :
    Untuk mengetahui jadwal pengambilan kartu ujian, pendaftar bisa mengakses web g2g.bnp2tki.go.id
2. Waktu Pengambilan Kartu Ujian      : 09.00 s.d 17.00 Waktu Setempat
3. Tempat dan Periode Pengambilan Kartu Ujian:
 
NOBP3TKI/LP3TKI/UPTP3TKIPERIODE PENGAMBILAN KARTU UJIANALAMAT
1BP3TKI Aceh16 s.d. 24 April 2015Jl Soekarno Hatta No.17, Banda Aceh-Aceh
Telp. 0651-7410355
2BP3TKI Bandar Lampung16 s.d. 28 April 2015 Jl. Untung Suropati No. 21A Labuhan Ratu, Bandar Lampung 35142
Telp. 0721-774385
3BP3TKI Bandung16 s.d. 28 April 2015Jl. Soekarno-Hatta No. 587 Kiara Condong, Bandung 40234
Telp.  022-7336965
4BP3TKI Banjarbaru16 s.d. 28 April 2015Jl. Rosela I No. 17 Simpang 4 Sei Ulin, Banjar Baru, Kalimantan Selatan
Telp. 0511-4781638
5BP3TKI Denpasar16 s.d. 24 April 2015Jl Danau Tempe No 29 Suwun Kangin, Sidakarya, Denpasar - Bali
Telp. 0361-238170
6BP3TKI Yogyakarta16 s.d. 28 April 2015 Jl. Sambisari No. 311 A, Juwangen Klasan, Sleman, D.I. Yogyakarta
Telp. 0274-497403
7BP3TKI Jakarta16 s.d. 28 April 2015Jl. Pengantin Ali I No. 71 Ciracas, Jakarta Timur, DKI Jakarta
Telp.  021-87781840
8BP3TKI Kupang16 s.d. 24 April 2015Jl. Perintis Kemerdekaan I No: 6  Kel. Oebufu Kupang, Nusa Tenggara Timur
Telp. 0380-825355
9BP3TKI Makassar16 s.d. 24 April 2015Jl. Pacinang Raya No. 104, Tello Baru, Makassar, Sulawesi Selatan
Telp. 0411-425038
10BP3TKI Manado16 s.d. 24 April 2015 Jl. Babe Palar no.96, Manado 95115, Sulawesi Utara
Telp.  0431-850695
11BP3TKI Mataram16 s.d. 28 April 2015Jl. Adi Sucipto No. 9 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Telp. 0370-633797
12BP3TKI Medan16 s.d. 24 April 2015Jl. Mustofa No 15/121, Medan, Sumatera Utara
Telp.  061-77808329
13BP3TKI Nunukan16 s.d. 24 April 2015Jl Tien Soeharto No: 49 Nunukan, Kalimantan Timur
Telp. 0556-21018
14BP3TKI Padang16 s.d. 24 April 2015Jl. Rasuna Said No.91, Padang, Sumatera Barat
Telp. 0751-444757
15BP3TKI Palembang16 s.d. 24 April 2015Jl. Dwikora II No. 1220 Palembang 30137, Sumatera Selatan
Telp.  0711-312062
16BP3TKI Pekanbaru16 s.d. 24 April 2015 Jl. Taman Sari, Gg. Taman Sari I, Kel. Tangkerang Selatan, Pekanbaru, Riau 28282
Telp. 0761-38894
17BP3TKI Pontianak16 s.d. 24 April 2015Jl Urai Bawadi No.82 B Pontianak, Kalimantan Barat
Telp. 0561-735244
18BP3TKI Semarang16 s.d. 28 April 2015 (termasuk hari Sabtu dan Minggu)Jl. Kalipepe III/64, Pudak Payung, Semarang, Jawa Tengah 50236
Telp. 024-70799273
19BP3TKI Serang16 s.d. 28 April 2015Jl. Ciwaru Raya Komp. Depag No. 2, Serang, Banten
Telp. 0254-204970
20BP3TKI Tanjung Pinang16 s.d. 24 April 2015Jl. Nusantara KM 13 Tanjung Pinang – Kep. Riau
Telp: 0771-7004553
21LP3TKI Gorontalo16 s.d. 24 April 2015Jl Rambutan Kel. Hunangobotu Kec. Dungingi, Kota Gorontalo, Sulawesi Utara
Telp. 0435-824878
22LP3TKI Kendari16 s.d. 24 April 2015Jl Kancil Lorong Ganesha No.1, Audounohu, Kendari, Sulawesi Tenggara
Telp. 0401-3195094
23LP3TKI Palu16 s.d. 24 April 2015Jl Swadaya No.8A, Palu - Sulawesi Tengah
Telp. 0451-481132
24UPTP3TKI Surabaya16 s.d. 28 April 2015Jl. Jagir Wonokromo No. 358 Surabaya,  Jawa Timur
Telp. 031-8415858, 8480628
 
4.Metode Pengambilan Kartu Ujian:
Datang sendiri mengambil kartu ujian (tidak boleh diwakilkan)

5.Persyaratan Dokumen           :
  • Lembar Formulir (dibagikan saat datang ke pengambilan kartu ujian). Nomor Ujian telah tertera di lembar formulir, setiap calon peserta hanya akan memperoleh 1 (satu) lembar formulir dan menyerahkan 1 (satu) lembar formulir. Pada saat menempel foto dan Paspor/KTP serta menandatangani formulir di tempat pengmbilan kartu ujian.
  • Scan berwarna paspor yang masih berlaku (jelas tidak kabur/gelap) atau Scan Berwarna Identitas diri (KTP) yang masih berlaku. Scan berwarna paspor akan di tempel di formulir pendaftaran pada kolom yang tersedia. Pastikan nama, tanggal lahir, jenis kelamin dan identitas diri lain yang tercetak pada formulir pendataran sama dengan yang tertera di paspor. Pastikan juga nama di ijasah pendidikan terakhir sama dengan nama di KTP dan di Paspor, apabila terjadi perbedaan identitas diri  maka yang bersangkutan tidak akan diperbolehkan masuk ke Korea. Para pendaftar di sarankan telah memiliki paspor pada saat pendaftaran sehingga pada saat mendaftar identitas diri yang ditulis pada lembar formulir pendaftaran sama dengan  yang tertera di paspor. HRD Korea akan menggunakan foto yang ditempelkan di formulir pada saat pengambilan formulir dan kartu ujian serta nama dan identitas diri yang tertera di formulir pendaftaran sebagai acuan identitas diri peserta ujian dalam proses penempatan ke Korea. Mengubah nama dan identitas diri lainya termasuk foto tidak akan diperbolehkan.
  • Pasfoto bewarna terbaru dengan latar belakang putih, ukuran 3 x 4 cm yang dibuat dalam waktu 3 bulan terakhir (wajah tampak jelas) sebanyak 3 lembar.
  • HRD Korea akan melakukan proses identifikasi pengenalan identitas CTKI yang mendaftar dengan menggunakan metode “Sistem Pengidentifikasian Wajah” berdasarkan foto yang digunakan pada saat mendaftar sehingga modifikasi foto dengan cara apapun tidak dibenarkan.
  • Bukti pembayaran uang ujian (1 lembar asli di bawa untuk di tunjukkan dan 1 lembar fotokopi bukti pembayaran transfer uang ujian di serahkan ke petugas BP3TKI/LP3TKI/UPTP3TKI)

6.Biaya Pendaftaran Ujian EPS-TOPIK 2015 adalah sebesar Rp 323.500,-
  • Metode Pembayaran Uang Pendaftaran dilakukan melalui pembayaran langsung ke Rekening Bank yang di tetapkan (trasnfer melalui ATM/Internet Banking/SMS Banking tidak diperbolehkan).
  • Pembayaran uang ujian melalui Bank BRI dengan nomor Rekening : 0862.01.006350.53.0 atas nama : Panitia Pelaksanaan EPS-TOPIK dan pembayaran dapat dilakukan di Bank BRI terdekat.
  • Peserta ujian yang telah mendaftar namun ternyata dinyatakan oleh HRD Korea tidak dapat mengikuti Ujian akan menerima uang pengembalian pendaftaran yang telah di setor. Peserta ujian yang dinyatakan oleh HRD Korea dapat mengikuti Ujian akan tetapi tidak datang mengikuti ujian tidak akan menerima uang pengembalian pendaftaran yang telah di setor. 

VII.  RUANG TEMPAT UJIAN DAN PEMBAGIAN WAKTU UJIAN
Pengumuman pembagian ruang tempat ujian dan pembagian waktu ujian untuk setiap peserta yang dinyatakan oleh HRD Korea dapat mengikuti ujian EPS-TOPIK 2015 akan diumumkan pada tanggal 18 Juni 2015 di website BNP2TKIwww.bnp2tki.go.id.
 
VIII.  PENGUMUMAN HASIL UJIAN EPS-TOPIK 2015
1. Pengumuman hasil ujian EPS-TOPIK 2015 dijadwalkan akan diumumkan pada tanggal 10 Juli 2015
2. Pengumuman hasil ujian akan disampaikan melalui website :
     a. Website BNP2TKI, www.bnp2tki.go.id
     b. Website EPS Republik Korea, www.eps.go.kr
     c. Website EPS-TOPIK, www.epstopik.hrdkorea.or.kr
     d. Website HRD Korea, www.hrdkorea.or.kr
3. Periode masa berlaku hasil kelulusan ujian EPS-TOPIK 2015 adalah 2 (dua) tahun terhitung sejak pada tanggal diumumkan hasil kelulusan yakni 17 Juli 2015 s.d 16 Juli 2017.  
 
X.  BENTUK UJIAN EPS-TOPIK 2015
Struktur SoalJumlah PertanyaanTotal NilaiWaktu yang diberikan
  Reading2510040 menit
  Listening2510030 menit
  Total5020070 menit

  1. Bentuk soal ujian adalah pilihan berganda dan pelaksanaan untuk ujian mendengar (listening) dan membaca (reading) akan dilakukan tanpa jeda waktu istirahat.
  2. Dokumen yang harus dibawa pada saat pelaksanaan ujian adalah Potongan lembar formulir pendaftaran (sebagai kartu ujian) dan paspor / Kartu tanda identitas diri yang dipergunakan pada saat mendaftar.
  3. Semua peserta ujian harus membawa Paspor / Kartu tanda identitas diri pada saat pelaksanaan ujian dan peserta yang tidak membawa Paspor / Kartu tanda identitas diri tidak akan diperbolehkan ikut ujian.
  4. Membawa Ballpoint Hitam untuk menandai jawaban pada lembar soal ujian EPS-TOPIK.
  5. Lembar jawaban yang diisi (ditandai) dengan Pulpen warna biru, pensil dan alat tulis lainya, maka  lembar jawaban tersebut akan dianggap salah.
  6. Peserta ujian hanya mendapatkan 1 lembar soal dan 1 lembar jawaban dan tidak ada penggantian lembar soal maupun lembar jawaban. Peserta ujian tidak diperbolehkan mengkoreksi jawaban yang salah pada lembar jawaban, apabila ada koreksi jawaban, maka hasil jawaban tersebut tetap dianggap salah oleh HRD Korea.
 
XI.  INFORMASI PENTING LAINNYA TERKAIT UJIAN EPS-TOPIK 2015
  1. Pada saat pelaksanaan ujian,  Handphone, Pemutar Kaset, PDA, Pemutar MP3, Kamus Elektronik dan peralatan elektronik lain tidak diperbolehkan di bawa masuk ke dalam ruang ujian. Apabila ada peserta ujian yang kedapatan membawa alat-alat tersebut di atas ke dalam ruang ujian pada saat pelaksanaan ujian, yang bersangkutan akan dianggap sebagai pelaku kecurangan.
  2. Peserta ujian yang melakukan tindak kecurangan pada saat pelaksanaan Ujian EPS-TOPIK 2015 akan diberi sanksi tidak boleh mengikuti Ujian EPS-TOPIK yang sama selama 2 tahun kedepan.
  3. Apabila terjadi perbedaan identitas diri peserta ujian, (nama pada saat mendaftar tidak sama dengan nama di paspor atau perbedaan identitas diri lainya) yang bersangkutan tidak akan diperbolehkan masuk ke Korea. Setiap calon peserta ujian harus memastikan bahwa nama dan identitas diri lainya yang tertera di KTP sama dengan nama yang tertera di Ijasah Pendidikan Terakhir dan di Paspor.
  4. Untuk alasan peningkatan kualitas kemampuan dalam Bahasa Korea bagi peserta Ujian EPS-TOPIK PBT ke 13 tahun 2015, seluruh soal-soal yang akan menjadi bahan Ujian diambil dari pertanyaan tertutup berdasarkan Buku Standar EPS-TOPIK  
  5. Peserta ujian yang pernah ke Korea dan memiliki catatan pernah melakukan tindakan ilegal selama berada di Korea seperti : Ilegal Stay, dan Deportasi tidak akan dapat diproses oleh HRD Korea untuk di pekerjakan di Korea.
  6. Lulus Ujian EPS-TOPIK 2015 hanya merupakan syarat untuk dapat melamar pekerjaan di Korea dan bukan jaminan dapat diterima bekerja di Korea.
  7. Sesuai dengan MoU antara Kementrian Tenaga Kerja Republik Korea (MOEL) dan Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, hanya Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang berwenang melakukan proses penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke Korea melalui Mekanisme EPS.
  8. Hanya peserta ujian yang telah lulus ujian EPS-TOPIK 2015 dan telah melakukan proses registrasi lamaran ke BNP2TKI yang dapat di pilih oleh pengguna di Korea untuk bekerja di Korea.
  9. Bila ditemukan keterlibatan pihak swasta selain BNP2TKI yang melakukan proses penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke Korea, maka akan ditempuh langkah hukum terkait hal tersebut.  
 
                                                                                                                                     
Jakarta, 15 April 2015
               
Direktur
Pelayanan Penempatan Pemerintah
 
TTD
 
R. Hariyadi Agah W., S. IP
NIP. 19590607 198803 1 002

Pengumuman Pengambilan Formulir Pendaftaran TES BAHASA KOREA

Dalam rangka kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan, dan berdasarkan  MOU tentang Penempatan Tenaga Kerja antara Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia dan Kementerian Tenaga Kerja Republik Korea (MOEL), semua pencari kerja yang berminat untuk bekerja di Korea di bawah Mekanisme Employment Permit System (EPS) harus mengikuti EPS-TOPIK yang dilakukan oleh Human Resources Development Service of Korea (HRD Korea) dengan persetujuan dari MOEL dan hanya peserta yang telah mengikuti ujian EPS-TOPIK dan dinyatakan lulus ujian yang berhak melamar kerja ke Korea.

Pada tahun 2015 telah dibuka kesempatan untuk bekerja di Korea Selatan melalui sistem test/ujian EPS-TOPIK (Employment Permit System - Test of Proficiency in Korea) dengan materi test atau ujian EPS-TOPIK adalah Bahasa Korea dan Budaya Korea.

ACEH
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
BANDUNG
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
Pengambilan Formulir 22 April 2015
Pengambilan Formulir 23 April 2015
Pengambilan Formulir 24 April 2015
Pengambilan Formulir 27 April 2015
Pengambilan Formulir 28 April 2015
 
BANJAR BARU
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
DENPASAR
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
GORONTALO
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
JAKARTA
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
Pengambilan Formulir 22 April 2015
Pengambilan Formulir 23 April 2015
 
KENDARI
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
KUPANG
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
LAMPUNG
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
Pengambilan Formulir 22 April 2015
Pengambilan Formulir 23 April 2015
Pengambilan Formulir 24 April 2015
Pengambilan Formulir 27 April 2015
Pengambilan Formulir 28 April 2015
 
MAKASSAR
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
Pengambilan Formulir 22 April 2015
Pengambilan Formulir 23 April 2015
 
MANADO
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
MATARAM
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
Pengambilan Formulir 22 April 2015
Pengambilan Formulir 23 April 2015
Pengambilan Formulir 24 April 2015
Pengambilan Formulir 27 April 2015
Pengambilan Formulir 28 April 2015
 
MEDAN
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
 
NUNUKAN
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
PADANG
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
PALEMBANG
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
 
PALU
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
PEKAN BARU
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
PONTIANAK
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
SEMARANG
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 18 April 2015
Pengambilan Formulir 19 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
Pengambilan Formulir 22 April 2015
Pengambilan Formulir 23 April 2015
Pengambilan Formulir 24 April 2015
Pengambilan Formulir 25 April 2015
Pengambilan Formulir 26 April 2015
 
SERANG
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
 
SURABAYA
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
Pengambilan Formulir 22 April 2015
Pengambilan Formulir 23 April 2015
Pengambilan Formulir 24 April 2015
Pengambilan Formulir 27 April 2015
Pengambilan Formulir 28 April 2015
 
TANJUNG PINANG
Pengambilan Formulir 16 April 2015
 
YOGYAKARTA
Pengambilan Formulir 16 April 2015
Pengambilan Formulir 17 April 2015
Pengambilan Formulir 20 April 2015
Pengambilan Formulir 21 April 2015
Pengambilan Formulir 22 April 2015
Pengambilan Formulir 23 April 2015
Pengambilan Formulir 24 April 2015
Pengambilan Formulir 27 April 2015
Pengambilan Formulir 28 April 2015
 

ITF: Pelaut Indonesia Terancam Menganggur

Federasi Pekerja Transport Internasional (ITF) mendesak pemerintah Indonesia segera meratifikasi Konvensi Pekerja Maritim (Maritime Labour Convention, MLC) karena terancam jadi pengangguran karena tidak direkrut kapal internasional.

"Jika pemerintah tidak segera meratifikasi MLC maka akan membahayakan masa depan pelaut Indonesia karena mereka terancam tidak akan direkrut oleh perusahaan pelayaran di seluruh dunia," kata Presiden Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Hanafi Rustandi dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Kamis (13/2).

Hanafi yang juga Ketua ITF Asia Pasifik itu mengutip peringatan Sekjen ITF Stephen Cotton dalam suratnya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertanggal 5 Februari 2014 dengaan tembusan ke Menteri Perhubungan, Direktur International Labour Organization, dan KPI. 

Dalam surat itu disebutkan, hingga kini MLC yang ditetapkan dalam sidang ILO di Jenewa tahun 2006 telah diratifikasi 56 negara. Mulai Agustus 2014 nanti, Port State Control (PSC) di seluruh dunia akan melakukan inspeksi bagi kapal-kapal yang terindikasi pelautnya bermasalah, terutama yang berasal dari negara-negara yang belum meratifikasi MLC.

Kapal-kapal Indonesia bisa menjadi target inspeksi, karena prosedur penempatan awak kapalnya tidak sesuai ketentuan MLC. Laporan yang diterima ITF, banyak manning agency (agen pengawakan kapal) melakukan pelanggaran, antara lain memungut biaya dari pelaut yang ditempatkannya. Saat ini setidaknya satu kapal telah ditahan PSC karena ditemukan bukti pelaut membayar kepada manning agent untuk mendapatkan pekerjaan di kapal.

Konvensi internasional itu secara komprehensif mengatur ketentuan standar minimum bagi pelaut yang bekerja di industri pelayaran global, serta sistem perekrutan yang dilakukan manning agency. Pemilik kapal harus membuktikan kepada negara bendera kapal bahwa yang merekrut sesuai dengan standar dan ketentuan MLC.

Bagi Indonesia yang belum meratifikasi MLC,menurut Sekjen ITF, kondisi seperti itu akan memperlemah dan menyulitkan pelautnya di bursa kerja internasional di masa depan. Ratifikasi MLC, menurut Hanafi, tidak perlu dengan undang-undang, karena membutuhkan waktu lama, cukup dengan Keputusan Presiden (Keppres).

KPI: Surat Edaran Kepala BNP2TKI Langgar HAM

Kesatuan Pelaut Indonesia mendesak Kepala BNP2TKI agar segera mencabut Surat Edaran No.1/2015 tentang penundaan pelayanan TKI pelaut perikanan ke luar negeri karena melanggar HAM.

"Jika dalam satu minggu SE itu tidak dibatalkan maka para pelaut akan melakukan aksi demo besar-besaran di kantor BNP2TKI," kata Presiden KPI Hasudungan Tambunan dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu.

Sebelumnya, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dalam SE bertanggal 16 Maret 2015 menyebutkan seluruh perusahaan pengawakan kapal (manning agency) untuk sementara waktu dilarang merekrut dan menempatkan pelaut perikanan ke luar negeri.

Moratorium penempatan pelaut perikanan ke luar negeri yang diberlakukan sejak 16 Maret 2015 itu dikeluarkan tanpa terlebih dahulu meminta pendapat dari pemangku kepentingan, termasuk serikat pekerja dan "manning agency".

Menurut informasi dari dalam BNP2TKI, kata Hasudungan, SE Kepala BNP2TKI itu dibuat tanpa melibatkan deputi-deputi terkait dan hanya mendengar masukan dari seorang staf ahlinya. SE tersebut tidak menyebutkan sampai kapan penundaan pelayanan itu diberlakukan.

Sebagai bentuk protes keras terhadap SE tersebut, KPI telah melayangkan surat kepada Kepala BNP2TKI, dengan tembusan Presiden RI, sejumlah Menteri Kabinet Kerja, dan para pejabat instansi terkait.

KPI juga mendesak Menteri Tenaga Kerja, Menteri Perhubungan, Menteri Luar Negeri, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta kementerian terkait lainnya, untuk segera mengambil langkah konkret guna menyelesaikan permasalahan pelaut di kapal perikanan asing maupun domestik.

Menurut dia, penundaan atau moratorium pelayanan pelaut akan menutup kesempatan bagi pelaut untuk bekerja di luar negeri dan menambah jumlah pengangguran.

Selain itu, juga akan mengakibatkan dampak negatif lainnya. Perekrutan dan penempatan pelaut secara ilegal atau tidak sesuai prosedur pengawakan kapal, akan semakin marak.

"Ini akan membahayakan, karena pemerintah jelas tidak akan mampu melakukan pendataan, pengawasan dan perlindungan terhadap pelaut," ucapnya.


Langgar HAM

Hasudungan juga menilai surat edaran itu melanggar hak asasi manusia (HAM) dan terlebih bertentangan dengan UUD 1945 .

"Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan," ujar Hasudungan mengutip pasal 27 ayat 2 UUD 1945.

Kebijakan itu, dikatakannya, bukan solusi yang tepat di saat negara belum mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi jutaan warga negara yang berprofesi sebagai pelaut.

"SE dikeluarkan tanpa mempertimbangkan kerugian devisa bagi negara yang dihasilkan oleh ratusan ribu pelaut Indonesia yang bekerja di kapal perikanan asing," ujarnya.

BNP2TKI sebagai lembaga pemerintah non kementerian, dinilai tidak memiliki kewenangan untuk membuat dan menetapkan regulasi yang seharusnya menjadi kewenangan kementerian teknis. Termasuk kebijakan moratorium yang sangat merugikan pelaut.

Selanjutnya, dikatakan, ketentuan perekrutan dan penempatan awak kapal telah diatur secara jelas dalam Peraturan Menteri Perhubungan No.84/2013. Termasuk sanksi bagi perusahaan yang melanggar ketentuan tersebut.

Sanksi dalam Permenhub tidak digenalisir, tapi hanya dijatuhkan kepada perusahaan agensi yang melakukan kesalahan.

"Seharusnya BNP2TKI melakukan hal yang sama, yaitu tidak menggenalisir kesalahan beberapa agensi menjadi kesalahan umum, karena masih banyak yang memenuhi prosedur serta persyaratan yang diwajibkan," demikian Hasudungan. (*)
 
Support : LPK KORINDO | BOJONEGORO | JAWA TIMUR
Copyright © 2011. LPK KORINDO (Korea Indonesia) - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger